9 Jenis Pembayaran Non Tunai Paling Populer di Indonesia
Pembayaran non tunai semakin banyak digunakan karena prosesnya cepat dan praktis. Selain itu, pilihan pembayarannya juga beragam, mulai dari kartu, dompet digital, QR code, hingga layanan perbankan yang terhubung langsung ke aplikasi sehingga pengalaman bertransaksi terasa lebih mudah.
Melalui artikel ini, Anda akan mengenal berbagai jenis pembayaran non tunai beserta kegunaannya dalam transaksi sehari-hari. Dengan mengetahui informasi ini, tentunya memudahkan dalam memilih jenis pembayaran yang paling sesuai dengan kebutuhan, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis Anda.
Baca juga: Ide Jualan Online dan Usaha Sampingan di Rumah yang Menguntungkan
Apa itu pembayaran non tunai?

Pembayaran non tunai adalah metode pembayaran yang dilakukan tanpa uang fisik dan digantikan oleh media lainnya, seperti kartu, aplikasi, atau kode QR. Sistem ini memungkinkan dana berpindah secara elektronik sehingga transaksi berlangsung lebih cepat. Penggunaan pembayaran non tunai semakin umum karena mendukung aktivitas harian dengan lebih praktis.
Selain itu, sistem pembayaran non tunai memiliki landasan hukum yang jelas melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 23/6/PBI/2021 tentang Penyelenggaraan Sistem Pembayaran. Regulasi ini mengatur standar keamanan, tata kelola, hingga perlindungan konsumen. Dengan adanya aturan tersebut, masyarakat dapat menggunakan layanan pembayaran digital dengan lebih nyaman dan terarah.
Baca juga: Cara Bayar Pakai QRIS BCA untuk Transaksi Praktis dan Aman
Keunggulan pembayaran non tunai

Sebelum mengetahui berbagai jenis pembayaran non tunai lebih mendalam, penting memahami keunggulan yang ditawarkannya. Berikut beberapa manfaat nyata dari penggunaan pembayaran non tunai dalam kehidupan sehari-hari.
1. Transaksi lebih cepat dan efisien
Tak perlu menunggu kembalian ketika membayar di minimarket seperti Alfamart atau Indomaret. Selain itu, kasir dapat memproses transaksi lebih cepat karena pembeli cukup menggunakan kartu debit atau memindai QRIS.
2. Lebih praktis
Banyak orang menggunakan GoPay atau OVO saat naik ojek online karena prosesnya lebih simpel daripada menghitung uang tunai di jalan. Jadi, tak lagi repot membawa dompet ketika bepergian.
3. Pencatatan pengeluaran lebih rapi
Setiap pembayaran dengan e–wallet seperti ShopeePay atau DANA langsung tercatat dalam riwayat transaksi. Hal ini memudahkan pengguna meninjau pengeluaran bulanan tanpa mengecek struk transaksi secara satu per satu.
4. Pembayaran transportasi publik lebih efisien
Pengguna KRL, MRT, dan Transjakarta tidak perlu antre membeli tiket karena dapat langsung tap kartu seperti e–money Mandiri, Brizzi BRI, atau TapCash BNI.
5. Lebih aman dalam situasi darurat
Jika Anda kehilangan dompet, saldo digital di e–wallet atau mobile banking tetap aman karena dilindungi PIN dan verifikasi aplikasi. Karena itu, banyak orang mulai mengurangi penggunaan pembayaran langsung memakai uang fisik untuk transaksi besar.
Baca juga: Cara Membuat QRIS All Payment Gratis untuk UMKM
Jenis pembayaran non tunai terpopuler di Indonesia

Pembayaran non tunai hadir dalam berbagai pilihan yang memudahkan aktivitas transaksi sehari-hari. Berikut 10 jenis pembayaran non tunai paling populer beserta contoh penggunannya.
1. Kartu debit
Kartu debit menjadi alat pembayaran non tunai yang sering digunakan untuk belanja di restoran dan toko. Banyak orang memakai kartu debit untuk membayar belanjaan di supermarket karena prosesnya cepat dan dana langsung terpotong dari saldo rekening.
Selain itu, kartu debit mendukung pembayaran di mesin EDC melalui tap, chip, atau gesek. Anda bisa menggunakannya ketika makan di mall, belanja kebutuhan rumah, atau membayar layanan di klinik.
2. Kartu kredit
Kartu kredit digunakan untuk pembayaran fleksibel yang ditagih di akhir bulan. Pemakaian kartu kartu kredit, seperti Visa atau Mastercard juga menjadi pilihan pembayaran ketika membeli tiket pesawat atau hotel karena sering menawarkan promo cashback. Selain itu, jenis pembayaran non tunai ini bisa digunakan untuk mencicil pembayaran untuk kebutuhan tertentu dengan kartu kredit.
Kartu kredit juga banyak dipakai dalam transaksi online seperti marketplace dan aplikasi subscription. Proses otentikasinya pun aman karena dilengkapi OTP dan sistem keamanan 3D Secure.
3. Uang elektronik atau e–money
Uang elektronik berbasis kartu atau e–money banyak dipakai untuk transportasi harian. Pengguna KRL dan MRT sering memakai e–money Mandiri atau Brizzi karena proses tap masuk jauh lebih cepat dibandingkan membeli tiket manual. Hal ini membantu perjalanan harian menjadi lebih efisien.
Selain itu, e–money juga digunakan untuk parkir gedung atau pembayaran di gerbang tol. Karena kartu dapat diisi ulang dengan mudah melalui mobile banking, penggunaan uang elektronik semakin meluas di berbagai tempat.
4. E–wallet
E–wallet menjadi alat pembayaran non tunai yang paling sering digunakan di aplikasi digital. Banyak orang memakai GoPay untuk layanan transportasi, OVO untuk belanja di mal, atau ShopeePay untuk belanja online karena banyak promo menarik.
Selain itu, pembayaran e–wallet juga mulai diterima di banyak UMKM melalui QRIS. Kini, warung kopi kecil, pedagang kaki lima, hingga layanan laundry juga sudah banyak yang menerima pembayaran digital.
5. QRIS
QRIS memungkinkan pembayaran lintas aplikasi hanya dengan satu kode. Banyak pembeli menggunakan QRIS untuk bayar makanan, parkir, hingga layanan salon karena prosesnya sederhana. Selain itu, transaksi berlangsung real time sehingga penjual dapat langsung melihat bukti pembayaran.
Pada UMKM, QRIS membantu penjual tidak perlu menyediakan banyak metode pembayaran. Satu kode QR dapat dipindai dari aplikasi apa pun seperti GoPay, OVO, DANA, atau ShopeePay.
6. Transfer bank
Transfer bank masih menjadi metode yang banyak digunakan untuk pembayaran formal seperti DP rumah, cicilan kendaraan, atau pembayaran jasa. Banyak orang memilih menggunakan transfer antarbank karena prosesnya cepat. Selain itu, Anda bisa mengakses layanan ini dari mana saja.
Transfer bank juga digunakan untuk pembayaran bisnis, misalnya invoice untuk supplier atau freelancer. Karena mutasinya tercatat jelas, perusahaan lebih mudah mengatur administrasi.
7. Virtual account
Virtual account sering dipakai di e–commerce, seperti Tokopedia atau Shopee. Setelah Anda memilih metode pembayaran VA, sistem akan memberikan nomor unik sehingga transaksi teridentifikasi otomatis. Hal ini membantu pembeli tidak perlu upload bukti transfer secara manual.
Banyak perusahaan layanan seperti PLN, PDAM, dan operator seluler juga memakai VA untuk mempermudah pembayaran tagihan. Karena verifikasinya real–time, pengguna dapat menyelesaikan pembayaran tanpa menunggu lama.
8. Direct debit
Direct debit digunakan untuk pembayaran otomatis, misalnya langganan Netflix atau Spotify. Jadi, langganan tidak berhenti karena sistem pembayarannya telah menarik saldo secara otomatis.
Selain itu, layanan asuransi dan internet rumah juga mulai menggunakan direct debit. Pilihan jenis pembayaran ini banyak orang karena mudah dan tidak perlu memproses pembayaran manual setiap bulan.
9. Internet banking
Internet banking menjadi pilihan banyak orang untuk mengakses layanan bank tanpa datang ke ATM. Pengguna sering memakai jenis pembayaran ini untuk transfer besar atau pembayaran tagihan bulanan. Layanan ini membantu transaksi berjalan lebih fleksibel.
Internet banking juga memudahkan pelaku usaha dalam mengelola keuangan perusahaan. Anda dapat melakukan transfer batch, memeriksa saldo bisnis, dan mengunduh laporan transaksi. Karena itu, internet banking tetap menjadi bagian penting dari pembayaran non tunai.
Baca juga: Bisnis Modal Kecil Naik Kelas lewat Digitalisasi UMKM
Setelah memahami berbagai jenis pembayaran non tunai beserta keunggulannya, kini Anda memiliki wawasan terkait cara kerja transaksi digital dalam aktivitas sehari-hari. Wawasan ini dapat membantu Anda memilih metode pembayaran yang paling sesuai dengan kebutuhan pribadi maupun bisnis Anda.
Paylabs menyediakan sistem pembayaran yang terintegrasi sehingga merchant dapat memproses transaksi non tunai dengan lebih efisien. Pelanggan pun semakin nyaman karena tersedia banyak pilihan pembayaran yang fleksibel, baik melalui kartu, e-wallet, QRIS, maupun virtual account.
Dengan perlindungan berstandar BI dan sertifikasi internasional, Paylabs juga memastikan setiap transaksi tetap aman sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan. Gunakan Paylabs sekarang juga agar bisnis Anda lebih profesional dan transaksi digital sehari-hari berjalan lebih mudah!